iklan banner

8 Cara Menjaga Spirit Ramadan Setelah Idul Fitri

Ilustrasi (Foto: Aboutislam)

Bulan Ramadan memang sudah meninggalkan kita. Namun semangat Ramadan yang sudah kita lakukan di bulannya tidak boleh hilang begitu saja. Psikolog berpendapat bahwa seseorang membutuhkan waktu tiga minggu untuk mengembangkan kebiasaan yang baik.
Jadi, jika kita sudah bisa berpuasa, mengendalikan amarah, berusaha untuk sabar, maka seharusnya kita bisa mempertahankannya setelah berakhirnya bulan puasa. Hal-hal berikut bisa Anda lakukan untuk menjaga agar tetap berbuat baik meski sudah tidak pada bulan Ramadan.
1. Menjalankan puasa sunnah
Berpuasa tidak hanya akan membantu Anda meningkatkan spiritual. Akan tetapi penting juga untuk kesehatan. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa berpuasa bermanfaat bagi tubuh dan pikiran.

Untuk mengikuti sunnah Nabi, cobalah berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Rasulullah pernah bersabda, yang artinya "perbuatan dihadapkan pada hari Senin dan Kamis, dan saya suka bahwa perbuatan saya dihadapkan saat saya berpuasa." (H.R. Tirmidzi)

2. Teruslah berbuat baik sesama manusia
Jika Anda bersedekah secara teratur pada bulan Ramadan, teruslah melakukannya setelah berakhirnya bulan Ramadan. Tindakan memberi, apakah uang, keterampilan, atau waktu Anda, sangat bermanfaat tidak hanya di akhirat tetapi juga pada bumi ini. Ada bukti yang menunjukkan bahwa gerakan kebaikan kecil, seperti menjadi sukarelawan di komunitas, dapat meningkatkan rasa kebahagiaan yang tidak hanya untuk Anda, tetapi untuk semua orang. "Sedekah tidak hanya dengan uang, bisa juga dengan ilmu misalnya" 

3. Bagi waktu untuk Alquran
Ketika sudah tidak pada bulan puasa, setiap minggu kita terkadang mengisi waktu untuk berolahraga. Sehingga sulit untuk kita membagi waktu membaca Alquran. Jika hal demikian yang terjadi, maka gunakan waktu apapun yang Anda punya untuk membaca Alquran.

4. Memahami Alquran
Selain membaca Alquran, kita juga perlu memahami isi kandungan Alquran, dengan cara membaca terjemahan dan tafsir. Hal ini dapat dilakukan sendiri atau bisa juga menghadiri kajian-kajian yang ada di masjid. Tujuannya agar kita bisa mengiplementasikan isi Alquran pada kehidupan baik pada bulan Ramadan maupun setelahnya.

5. Menerapkan dalam kehidupan
Banyak pelajaran dari kisah-kisah terdahulu yang bisa kita ambil. Caranya, luangkan waktu untuk merenungkan dan tanyakan pada diri sendiri apakah bisa diterapkan dalam keseharian. Bagian apapun yang Anda baca, tanyakan pada diri Anda, bagaimana Anda dapat mengubah hidup Anda berdasarkan kisah yang Anda baca. "Karakter Rasulullah adalah Alquran" (HR. Abu Dawud).

6. Berdoa
Dalam banyak kisah dalam Alquran, Allah menunjukkan kepada kita kekuatan doa. Selalu meminta kepada Allah untuk membantu Anda dalam segala hal. Dan biasakan untuk meminta pengampunan dan perlindungan api neraka kepada Allah setiap hari.

7. Carilah teman yang dapat membantu
Jika pada bulan Ramadan Anda sedang menghafalkan Alquran, maka lanjutkanlah di bulan-bulan biasa. Carilah teman yang bisa membantu Anda untuk menghafalkan Alquran, misalnya dengan bergabung dengan lingkaran studi yang berfokus pada hafalan.

8. Mengevaluasi diri
Hal ini diperlukan, supaya kita bisa mengontrol perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan dalam kurun waktu satu minggu. Jika memang ingin benar-benar ke dalam aspek teknis evaluasi diri, mungkin bisa juga dibuat semacam grafik untuk dapat mengukur kegiatan kita selama seminggu yang lalu.

"Di antara inti Ramadan adalah membakar dosa dengan menyesali keburukan, kejahatan, baik ucapan, atau tindakan. Dan di antara inti Idul Fitri adalah saling memaafkan,"

(Source:muslim.okezone.com)

1 komentar:

avatar

Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
dimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

Reply